Waktu Setempat

Pengikut

k-map

K-MAP
DISINI SAYA AKAN MELANJUTKAN TENTANG GERBANG LOGIKA…
Silahkan dibaca..

DASAR-DASAR DALAM MENCARI RUMUS GERBANG LOGIKA




Berikut ini saya akan menjelaskan bagaimana cara mencari rumus dan tabel kebenaran yang dapat dicari dari gabungan beberapa gerbang

CARA MENCARI RUMUS PADA GAMBAR/SIMBOL GERBANG LOGIKA

Gambar di samping adalah gabungan antara gerbang AND dan OR

Rumus dari gambar tersebut adalah: H = (AB)+(C+D) ,dari mana ? yaitu rumus dari gerbang AND sendri adalah A.B dan rumus dari OR adalah A+B jadi di gabungkan menjadi =(AB)+(C+D)

Tabel kebenaran yang kita dapatkan dengan cara menekan Object interaction yang berbentuk tangan menunjuk(pada digital work) dangan menekan input(yang berbentuk persegi ada lingkaranny) ,yaitu sebagai berikut:

A || B || C || D || H
0 || 0 || 0 || 0 || 0
0 || 0 || 1 || 1 || 1
0 || 0 || 1 || 0 || 1
0 || 0 || 0 || 1 || 1
0 || 1 || 0 || 1 || 1
0 || 1 || 0 || 0 || 0
0 || 1 || 1 || 1 || 1
0 || 1 || 1 || 1 || 1
1 || 0 || 0 || 0 || 0
1 || 0 || 1 || 0 || 1
1 || 0 || 0 || 1 || 1
1 || 0 || 1 || 1 || 1
1 || 1 || 0 || 0 || 1
1 || 1 || 1 || 0 || 1
1 || 1 || 0 || 1 || 1
1 || 1 || 1 || 1 || 1

Untuk mencari tabel kebenaran ada rumusnya yaitu 2^n
Dimana n= jumlah masukan atau input

BAGAIMANA JIKA KALIAN MENEMUI GAMBAR GERBANG LOGIKA YANG SEPERTI INI:



Gambar diatas adalah Gabungan antara gerbang NAND dan NOT, Caranya membuat tabel kebenarannya sama dengan yang diatas tadi,dan dapat kita simpulkan sebagai berikut
A || B || H1
0 || 0 || 1
0 || 1 || 1
1 || 0 || 0
1 || 1 || 1

A ||B ||H2
0 ||0 ||1
0 ||1 ||0
1 ||0 ||1
1 ||1 ||1
Gerbang NOT yang berbentuk segitiga ada nolnya yaitu bernilai nol atau Bar(garis Vertikal diatas sebuah huruf) seperti berikut:


SETELAH KITA PAHAM TENTANG DASAR-DASARNYA SEKARANG KITA AKAN BELAJAR TENTANG K-MAP

Disini kita akan belajar memahami GAMBAR, RUMUS, K-MAP, PENYEDERHANAAN
Pengertian K-Map adalah dasar dari semua digital
Misal kita menemui sebuah tabel kebenaran seperti ini:
A ||B ||C ||H1 ||H2 ||H3 ||H4 ||H5 ||H6 ||H7
0 ||0 ||0 ||1 ||1 ||1 ||1 ||1 ||1 ||0
0 ||0 ||1 ||0 ||1 ||1 ||0 ||0 ||0 ||0
0 ||1 ||0 ||1 ||1 ||0 ||1 ||0 ||1 ||1
0 ||1 ||1 ||1 ||1 ||1 ||1 ||0 ||0 ||1
1 ||0 ||0 ||0 ||1 ||1 ||0 ||0 ||1 ||1
1 ||0 ||1 ||1 ||0 ||1 ||1 ||0 ||1 ||1
1 ||1 ||0 ||0 ||0 ||1 ||1 ||1 ||1 ||1
1 ||1 ||1 ||1 ||1 ||1 ||0 ||0 ||0 ||0

Maka kita dapat mengambil RUMUS :



RUMUS tersebut diambil dari masing masing Hasil (H) yang memiliki nilai 1 setelah itu di ambil A / B yang jika nilainya 1 maka tidak ada Bar nya ,jika nilainya 0 maka harus ada tanda Bar nya.

K-MAP dari rumus diatas yaitu:



Keterangan :
-Cara membuat k-map yaitu melihat rumus yang dimana jika input hasilnya bar berarti 0 dan jika tidak memiliki bar nilainya 1.

Misalnya:
,jika dimasukkan ke k-map yaitu nilainya 000 + 010 + 011 +101 + 111,dilihat dari A lalu BC

-Cara penyederhanaan yaitu dengan melihat k-map yang bernilai 1 berdekatan 1 sama lain bisa disederhanakan dan nilainya dilihat di bagian atas dari tabel BC->(00,01,11,10) dan sebelah samping A->(0,1)

Misalnya k-map H5 yang bernilai 1 saling berdekatan maka diberi tanda supaya tidak bingung(persegi panjang) lalu angka di BC yang bersangkutan adalah 1,0 maka hasilnya B,C bar dan yang satunya di A yang lurus adalah 0 maka hasilnya A bar (NILAI 1 POJOK JIKA KETEMU 1 POJOK BISA DI SEDERHANAKAN),dan begitu seterusnya.



CARA UNTUK MEMBUAT 7 SEGMEN LED

Yang simbolnya seperti berikut pada Digital Work :


Dasarnya adalah sebagai berikut:



Jadi jika kita mencari nilai dari 00 (0) maka 7 segemen LED yang di hubungkan adalah H1,H2,H3,H4,H5,H6
jika kita mencari nilai dari 01 (1) maka 7 segemen LED yang di hubungkan adalah H2 dan H3
jika kita mencari nilai dari 10 (2) maka 7 segemen LED yang di hubungkan adalah H1,H2,H4,H5,H7
jika kita mencari nilai dari 11 (3) maka 7 segemen LED yang di hubungkan adalah H1,H2,H3,H4,H7, dst..

Dimana yang di dalam kurung adalah bentuk dari 7 segemen LED membentuk angka tersebut.

Demikian info yang dapat saya sampaikan..Apabila ada yang kurang jelas bisa ditanyakan ..

Semoga bermanfaat :) ..

flip flop

FLIP FLOP
Flip-flop adalah rangkaian digital yang digunakan untuk menyimpan satu bit secara semi permanen sampai ada suatu perintah untuk menghapus atau mengganti isi dari bit yang disimpan. Prinsip dasar dari flip-flop adalah suatu komponen elektronika dasar seperti transistor, resistor dan dioda yang di rangkai menjadi suatu gerbang logika yang dapat bekerja secara sekuensial(berturut-turut)/nyala secara bergantian.
Jika pada Digital Work , flip flop selalu terdapat Clock (rangkaian pembangkit dengan frekuensi tertentu)
Fungsinya : - Pengendali suatu rangkaian digital
- Sebagai input dari rangkaian gate

Macam – macam Flip-Flop:
1. RS Flip-Flop
2. CRS Flip-Flop
3. D Flip-Flop
4. T Flip-Flop
5. J-K Flip-Flop
RS Flip-Flop
RS Flip-Flop yaitu rangkaian Flip-Flop yang mempunyai 2 jalan keluar Q dan Q (atasnya digaris). Simbol-simbol yang ada pada jalan keluar selalu berlawanan satu dengan yang lain. RS-FF adalah flip-flop dasar yang memiliki dua masukan yaitu R (Reset) dan S (Set). Bila S diberi logika 1 dan R diberi logika 0, maka output Q akan berada pada logika 0 dan Q not pada logika 1. Bila R diberi logika 1 dan S diberi logika 0 maka keadaan output akan berubah menjadi Q berada pada logik 1 dan Q not pada logika 0.

Sifat paling penting dari Flip-Flop adalah bahwa sistem ini dapat menempati salah satu dari dua keadaan stabil yaitu stabil I diperoleh saat Q =1 dan Q not = 0, stabil ke II diperoleh saat Q=0 dan Q not = 1 yang diperlihatkan pada gambar berikut:


Gambar 2. RS-FF yang disusun dari gerbang NAND

Tabel Kebenaran:


keterangan:
memory = 1/0
dont care = Q dan Qnot nilainya 1 atau 0
Q = 0 [reset]
Q = 1 [set]

Yang dimaksud kondisi terlarang yaitu keadaaan yang tidak diperbolehkan kondisi output Q sama dengan Q not yaitu pada saat S=0 dan R=0. Yang dimaksud dengan kondisi memori yaitu saat S=1 dan R=1, output Q dan Qnot akan menghasilkan perbedaan yaitu jika Q=0 maka Qnot=1 atau sebaliknya jika Q=1 maka Q not =0.

CRS Flip-Flop




Tabel kebenarannya:



Keterangan:
1 / 0 = memory
Q = 0 [reset]
Q = 1 [set]

CRS Flip-flop adalah clocked RS-FF yang dilengkapi dengan sebuah terminal pulsa clock. Pulsa clock ini berfungsi mengatur keadaan Set dan Reset. Bila pulsa clock berlogik 0, maka perubahan logik pada input R dan S tidak akan mengakibatkan perubahan pada output Q dan Qnot. Akan tetapi apabila pulsa clock berlogika 1, maka perubahan pada input R dan S dapat mengakibatkan perubahan pada output Q dan Q not.

D Flip-Flop
D flip-flop adalah RS flip-flop yang ditambah dengan suatu inventer pada reset inputnya. Sifat dari D flip-flop adalah bila input D (Data) dan pulsa clock berlogik 1, maka output Q akan berlogik 1 dan bilamana input D berlogik 0, maka D flip-flop akan berada pada keadaan reset atau output Q berlogik 0.



Tabel Kebenaran:



T Flip-Flop



Tabel Kebenaran:



Rangkaian T flip-flop atau Togle flip-flop dapat dibentuk dari modifikasi clocked RSFF, DFF maupun JKFF. TFF mempunyai sebuah terminal input T dan dua buah terminal output Q dan Qnot. TFF banyak digunakan pada rangkaian Counter, frekuensi deviden dan sebagainya.

J-K Flip-Flop
JK flip-flop sering disebut dengan JK FF induk hamba atau Master Slave JK FF karena terdiri dari dua buah flip-flop, yaitu Master FF dan Slave FF. Master Slave JK FF ini memiliki 3 buah terminal input yaitu J, K dan Clock. Sedangkan IC yang dipakai untuk menyusun JK FF adalah tipe 7473 yang mempunyai 2 buah JK flip-flop dimana lay outnya dapat dilihat pada Vodemaccum IC (Data bookc IC). Kelebihan JK FF terhadap FF sebelumnya yaitu JK FF tidak mempunyai kondisi terlarang artinya berapapun input yang diberikan asal ada clock maka akan terjadi perubahan pada output.



Tabel Kebenaran :



Demikian Info yang dapa saya sampaikan ,apabila ada salahnya ,saya mohon maaf,karena saya juga masih belajar..
Terima kasihh..

Half ader dan Full ader

HALF ADDER DAN FULL ADDER
Half Adder adalah suatu rangkaian penjumlahan sistem bilangan biner yang paling sederhana. Rangkaian ini hanya dapat digunakan untuk operasi penjumlahan data bilangan biner sampai 1bit saja. Rangkaian Half Adder memiliki 2 terminal input untuk 2 variabel bilangan biner clan 2 terminal output, yaitu SUMMARY OUT (SUM) dan CARRY OUT (CARRY). Dibangun dengan menggunakan IC 7400 dan IC 7408.
Berikut Contoh Skemanya:



Dan Tabel kebenarannya adalah:



Keterangan:
1 = Benar
0= Salah

Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Salah/(0) maka pernyataan pada percobaan Rangakaian Half Adder ini menunjukan Salah/(0).

Contoh Bilangan biner adalah :




Full adder adalah rangkaian elektronik yang bekerja melakukan perhitungan penjumlahan sepenuhnya dari dua buah bilangan binary, yang masing-masing terdiri dari satu bit. Rangkaian ini memiliki tiga input dan dua buah output, salah satu input merupakan nilai dari pindahan penjumlahan, kemudian sama seperti pada half adder salah satu outputnya dipakai sebagai tempat nilai pindahan dan yang lain sebagai hasil dari penjumlahan.

Digunakan untuk menjumlahkan bilangan-bilangan biner yang lebih dari 1bit. Penjumlahan bilangan-bilangan biner sama halnya dengan penjumlahan bilangan desimal dimana hasil penjumlahan tersebut terbagi menjadi 2bagian, yaitu SUMMARY (SUM) dan CARRY(Simpanan) , apabila hasil penjumlahan pada suatu tingkat atau kolom melebihi nilai maksimumnya maka output CARRY akan berada pada keadaan logika.



Tabel kebenarannya:



Keterangan:
1 = Benar
0= Salah

Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Benar/(1),maka pernyataan pada percobaan Rangakaian Full Adder ini menunjukan pernyataan Benar/(1)

Sekian dari Saya apabila kurang Jelasnya mohon maaf karena saya juga masih belajar dasar-dasarnya.
Di Coment ya..:-)
Terima Kasihh..

Gerbang logika

*Mengenal Gerbang Logika (Logic Gate)*
Apa itu gerbang logika?
Gerbang Logika adalah rangkaian dengan satu atau lebih dari satu sinyal masukan tetapi hanya menghasilkan satu sinyal berupa tegangan tinggi atau tegangan rendah. Dikarenakan analisis gerbang logika dilakukan dengan Aljabar Boolean maka gerbang logika sering juga disebut Rangkaian logika.

Rangakaian logika sering kita temukan dalam sirkuit digital yang diimplemetasikan secara elektronik dengan menggunakan dioda atau transistor .
Ada7 gerbang logika yang kita ketahui yangdibagimenjadi 2 jenis, yaitu:

1. Gerbang logika Inventer
Inverter (pembalik) merupakan gerbang logika dengan satu sinyal masukan dan satu sinyal keluaran dimana sinyal keluaran selalu berlawanan dengan keadaan sinyal masukan.







2. Gerbang logikanon-Inverter

Berbeda dengan gerbang logika Inverter yang sinyal masukannya hanya satu untuk gerbang logika non-Inverter sinyal masukannya ada dua atau lebih sehingga hasil (output) sinyal keluaran sangat tergantung oleh sinyal masukannya dan gerbang logika yang dilaluinya (NOT , AND, OR, NAND, NOR, XOR, XNOR). Yang termasuk gerbang logika non-Inverter adalah:

Gerbang AND
Gerbang AND mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran. Gerbang AND mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin tinggi (1) maka semua sinyal masukan harus dalam keadaan tinggi (1).





* untuk mempermudah mengetahui jumlah kombinasi sinyal yang harus dihitung berdasarkan inputanya, gunakan rumus ini :
- 2n, dimana n adalah jumlah input.
Contoh :
n = 2 maka 2^2= 4 , jadi jumlah kombinasi sinyal yang harus dihitung sebanyak 4 kali

Gambar_simbol_Gerbang_AND



Gerbang OR
Gerbang OR mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran. Gerbang OR mempunyai sifat bila salah satu dari sinyal masukan tinggi (1), maka sinyal keluaran akan menjadi tinggi (1) juga.






Gerbang NAND (Not-AND)

Gerbang NAND mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran. Gerbang NAND mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin rendah (0) maka semua sinyal masukan harus dalamkeadaan tinggi (1).










Gerbang NAND juga disebut juga Universal Gate karena kombinasi dari rangkaian gerbang NAND dapat digunakan untuk memenuhi semua fungsi dasar gerbang logika yang lain.


Gerbang NOR (Not-OR)
Gerbang NOR mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran. Gerbang NOR mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin tinggi (1) maka semua sinyal masukan harus dalam keadaan rendah(0). Jadi gerbang NOR hanya mengenal sinyal masukan yang semua bitnya bernilai nol.






Gerbang XOR (Antivalen, Exclusive-OR)


Gerbang XOR disebut juga gerbang EXCLUSIVE OR dikarenakan hanya mengenali sinyal yang memiliki bit 1 (tinggi) dalam jumlah ganjil untuk menghasilkan sinyal keluaran bernilai tinggi (1).


Gerbang XNOR(Ekuivalen, Not-Exclusive-OR)


Gerbang XNOR disebut juga gerbang Not-EXCLUSIVE-OR. Gerbang XNOR mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin benilai tinggi (1) maka sinyal masukannya harus benilai genap (kedua nilai masukan harus rendah keduanya atau tinggi keduanya).

`

Terima kasih atas kunjungannya .
Selamat membaca:)`